CAKRAWALAJAMPANG – PT. Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo) terus memperluas kontribusinya dalam peningkatan ekonomi masyarakat pesisir melalui program modernisasi Koperasi Nelayan Satria Mandiri di Desa Ciwaru, Kabupaten Sukabumi.
Program yang mulai berjalan sejak Mei 2025 ini tidak hanya bertujuan memperbaiki tata kelola koperasi, tetapi juga membangun ekosistem usaha perikanan yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Krisna Johan, menyampaikan bahwa upaya pendampingan tersebut telah memberikan hasil nyata bagi para anggota, termasuk kelompok perempuan yang berperan penting dalam proses pengolahan hasil laut.
Baca Juga: KKG Jampangkulon Wujudkan Transformasi Pembelajaran Bermutu untuk Semua
Selama proses pendampingan, koperasi berhasil mencatat keuntungan Rp4.937.250, sementara tabungan anggota mencapai Rp6.409.000. Capaian ini menunjukkan perubahan pola pengelolaan ekonomi keluarga nelayan ke arah yang lebih stabil dan terukur.
“Kami tidak hanya mendorong profesionalitas koperasi, tetapi juga memastikan para nelayan memiliki literasi usaha yang memadai. Pendampingan meliputi pelatihan pengolahan hasil tangkap menjadi produk bernilai tambah, pemasaran modern, hingga manajemen keuangan yang lebih tertata,” ujar Krisna.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas tersebut berdampak langsung pada kenaikan nilai jual produk perikanan dan terbukanya akses pasar yang lebih luas.
Di sisi lain, Jamkrindo juga melakukan pembenahan administrasi koperasi, memperkenalkan teknologi pencatatan yang lebih efisien, serta memberikan bimbingan terkait pemeliharaan peralatan usaha. Model koperasi dinilai mampu mempermudah nelayan memperoleh akses modal tanpa kembali pada kebiasaan jual beli individual yang kurang menguntungkan.
Baca Juga: Penyaluran BLT Kesra di Jampangkulon Berjalan Lancar, 1.300 Warga Kalibunder Terima Bantuan
Ketua Koperasi Nelayan Satria Mandiri, Warna, mengungkapkan bahwa modernisasi koperasi membawa perubahan besar bagi anggotanya.
“Kami kini lebih kompak dan lebih tertib dalam mengelola usaha. Efisiensi pengelolaan hasil tangkapan membuat pendapatan anggota ikut meningkat,” tuturnya.
Jamkrindo melihat keberhasilan program di Ciwaru sebagai pijakan untuk memperluas implementasi model serupa di berbagai wilayah pesisir lain di Indonesia. Pendekatan koperasi dinilai menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing nelayan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam.












