CAKRAWALAJAMPANG – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) berencana mengaktifkan kembali Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Lembursitu yang sempat vakum hampir dua tahun terakhir. Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus upaya menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.
Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan proses revitalisasi agar BLK dapat segera difungsikan kembali. Revitalisasi tersebut meliputi pembenahan bangunan, perbaikan sarana dan prasarana, serta pembaruan alat-alat pelatihan.
Baca Juga: Pemkot Sukabumi Bantah Isu Pemotongan TPP ASN untuk Tutup Temuan BPK “Peralatan dan fasilitasnya sudah lama tidak digunakan, jadi perlu pembenahan total. Kami targetkan bulan November ini BLK sudah bisa kembali melayani masyarakat,” ujar Punjul, Rabu (6/11/2025).Punjul menuturkan, BLK yang dikelola Pemkot Sukabumi ini memiliki lahan yang cukup luas dan fasilitas memadai untuk mendukung kegiatan pelatihan berbagai keterampilan. Setelah proses revitalisasi selesai, kapasitas BLK diperkirakan mampu menampung sekitar 150 peserta dari berbagai bidang pelatihan.
“Dengan daya tampung sebesar itu, kami optimistis BLK bisa menjadi tempat lahirnya SDM unggul dan siap kerja,” tambahnya.
Disnaker juga telah menyiapkan sejumlah program pelatihan keterampilan, antara lain kelas bahasa, tata boga, busana, otomotif, serta beberapa bidang lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
Baca Juga: Warga Cimandala Harapkan Ada Jaringan Listrik Tegangan Menengah“BLK ini nantinya bukan hanya tempat pelatihan, tetapi juga pusat pembinaan calon tenaga kerja agar mereka benar-benar kompeten dan memiliki daya saing,” jelas Punjul.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengaktifan kembali BLK Lembursitu menjadi bagian dari rencana besar Disnaker dalam memperluas kerja sama dengan sektor industri dan lembaga pelatihan lainnya.
“Kolaborasi ini penting agar lulusan BLK bisa langsung terserap ke dunia kerja dan memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka pengangguran,” pungkasnya.












