Kabupaten Sukabumi

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Kulkas di Gunung Guruh, Kerugian Capai Rp20 Juta

×

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Kulkas di Gunung Guruh, Kerugian Capai Rp20 Juta

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Peristiwa kebakaran terjadi di Kampung Kebon Jati RT 02/01, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/2/2026). Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada kulkas.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, kejadian dilaporkan pada pukul 07.11 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi pada pukul 07.16 WIB.

Baca JugaKorsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Dua Rumah di Cimanggu

Objek yang terbakar yakni kulkas yang berada di rumah milik warga bernama Ibu Devi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Danpos VIII Cikembar, Yadi Suryadi, menjelaskan bahwa kebakaran berhasil ditangani dengan cepat sehingga tidak merembet lebih luas.

“Kebakaran diduga disebabkan dari arus pendek listrik. Penanganan dilakukan melalui penyiraman manual dan api berhasil dipadamkan,” ujar Yadi Suryadi dalam laporannya.

Kebakaran mengakibatkan kerusakan pada bangunan dengan luas terdampak sekitar 2 x 3 meter persegi, dari total luas bangunan 6 x 6 meter persegi. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Proses pemadaman dimulai pada pukul 07.18 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 07.25 WIB, dengan lama penanganan sekitar 7 menit. Jarak pos Damkar ke lokasi kejadian sekitar 2 kilometer, dengan waktu respons petugas sekitar 7 menit.

Baca Juga: Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Dua Rumah di Cimanggu

Petugas yang diterjunkan sebanyak 1 unit kendaraan Damkar Pos Cikembar.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan hambatan di lapangan berupa akses jalan menuju lokasi yang sempit dan terjal. Meski demikian, api berhasil dikendalikan dan sebagian besar aset rumah berhasil diselamatkan.

Persentase penanganan dilaporkan sekitar 3,6 persen bagian yang terbakar, sementara 96,4 persen aset berhasil diselamatkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik rumah tangga, terutama pada peralatan elektronik yang berisiko menimbulkan korsleting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page