CAKRAWALAJAMPANG – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki meminta aparat kepolisian segera memproses hukum pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi pada malam pergantian tahun. Peristiwa tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan dan mengganggu rasa aman masyarakat.
Permintaan itu disampaikan Ayep Zaki saat menjenguk para korban yang tengah menjalani perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin S.H, Sabtu (3/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana.
Ayep menegaskan, aksi kekerasan jalanan yang mengakibatkan empat orang menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit tidak boleh dibiarkan. Menurutnya, tindakan semacam itu merupakan ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Sukabumi.
Baca Juga: Elon Musk Tutup 2025 sebagai Orang Terkaya Dunia dengan Harta USD 726 Miliar
“Aksi kekerasan seperti ini tidak bisa ditoleransi. Aparat harus bertindak cepat agar pelaku segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Ayep Zaki.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, ia mengimbau masyarakat agar menjauhi aksi tawuran dan segala bentuk kekerasan, terlebih yang melibatkan senjata tajam.
“Hindari tawuran antarwarga, apalagi sampai menggunakan senjata tajam yang dapat melukai bahkan mengancam nyawa orang lain,” ujarnya.
Selain itu, Ayep juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, menghindari sikap iri dengki, provokasi, hasutan, serta perilaku saling menjatuhkan yang berpotensi memicu tindak kriminal.
Ia turut mendorong para korban maupun keluarga korban agar segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek maupun Polres Sukabumi Kota, sehingga proses hukum dapat berjalan maksimal.
Baca Juga: Niat Mencuri, Pelajar 16 Tahun Perkosa Istri Tetangga di Merauke
“Laporan resmi sangat penting sebagai dasar aparat dalam menindaklanjuti kasus ini,” tambahnya.
Terkait kondisi korban, Ayep Zaki menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan RSUD R. Syamsudin S.H yang dinilainya semakin baik. Dari empat korban penganiayaan, satu orang masih menjalani perawatan, dua orang telah dipulangkan, sementara satu korban lainnya dirujuk ke rumah sakit lain.
Sementara itu, Kapolsek Cikole Kompol Ma’ruf Murdianto mengatakan, tiga dari empat korban merupakan warga Kota Sukabumi. Pihak kepolisian saat ini telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sukabumi Kota untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami masih mendalami apakah kejadian ini murni tawuran atau terkait aksi geng motor. Hasil pastinya akan kami sampaikan setelah penyelidikan selesai,” ujarnya.












