CAKRAWALAJAMPANG– Aula Kecamatan Jampangkulon menjadi saksi pelaksanaan Musyawarah Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Mula, Madya, dan Wira yang digelar dengan penuh semangat. Kegiatan ini menghimpun perwakilan PMR dari jenjang SD, SMP, hingga SMA untuk menyusun arah gerak organisasi selama satu tahun ke depan.
Musyawarah ini difokuskan pada penguatan peran remaja dalam berbagai bidang kemanusiaan, terutama kesiapsiagaan menghadapi bencana, dasar-dasar pertolongan pertama, pelayanan kesehatan sederhana, serta pembentukan karakter kepemimpinan. Berbagai rencana aksi yang lebih terstruktur juga dirumuskan, termasuk pelatihan P3K, edukasi donor darah, dan kampanye sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Jampangkulon.
Baca Juga: Sah!!, Himan Nulhakim Jadi Kades Pawenang Usai dilantik Bupati Sukabumi
Dengan kondisi wilayah yang agraris sekaligus memiliki risiko bencana seperti banjir dan longsor, program PMR disesuaikan agar lebih kontekstual. Hal ini memastikan setiap kegiatan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Ketua PMI Kecamatan Jampangkulon, Herlan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota PMR yang hadir dalam musyawarah. Ia menekankan bahwa keterlibatan remaja sangat penting untuk mendukung ketahanan masyarakat dan pembangunan wilayah.
Baca Juga: Usai Nyanyikan “Terima Kasih Guruku”, Azzam Dapat Pelukan Hangat Presiden
“PMR bukan hanya organisasi remaja, tetapi mitra strategis dalam mendukung ketahanan masyarakat. Kolaborasi antara PMR, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen sangat dibutuhkan,” ujar Herlan.
Ia juga mengajak para anggota untuk lebih aktif mempublikasikan kegiatan PMR melalui media sosial guna memperluas jangkauan dan mendorong partisipasi generasi muda lainnya.
Melalui musyawarah ini, PMI Kecamatan Jampangkulon berharap PMR dapat semakin solid dan siap mengambil peran lebih besar dalam aksi kemanusiaan, inovasi sosial, serta mitigasi bencana di wilayahnya.












