CAKRAWALAJAMPANG – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, menyatakan bahwa pemilu merupakan ajang persaingan politik yang bermartabat dan penyehatan demokrasi.
Hal itu dia sampaikan saat menemui jajaran Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia guna membahas berbagai agenda penyelenggaraan Pemilukada, pileg dan Pilpres.
“Agar pada pelaksanaan Pemilu tersebut berjalan baik untuk menjaga keberlanjutan demokrasi yang sehat,” kata Ayep Zaki, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Wali Kota Minta Kementerian Perhubungan Percepat Pembangunan Double Track Sukabumi-Cicurug
Diapun menyatakan pentingnya proses evaluasi berkelanjutan pascapelaksanaan Pemilu 2024.
“Tujuannya agar kualitas penyelenggaraan demokrasi di tingkat daerah dari pemilu ke pemilu makin meningkat,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa proses pemilu di Kota Sukabumi tahun 2024 lalu berjalan tertib dan kondusif. Tentu saja hal ini menjadi modal penting bagi stabilitas pemerintahan.
“Pertemuan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan arah kerja ke depan. Kami mengapresiasi kinerja KPU sehingga pelaksanaan Pileg dan Pilkada di Kota Sukabumi berjalan baik,” ujarnya.
Wali Kota hadir bersama Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno.
Lebih lanjut dia menegaskan, bahwa sinergi kelembagaan menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
Baca Juga: Enam Bulan Menanti, PMI Sukabumi yang Wafat di Kamboja Akhirnya Dipulangkan
“Kolaborasi yang kuat antara KPU dan pemerintah daerah tidak hanya memastikan kelancaran tahapan pemilu, tetapi juga mendorong meningkatnya kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” ujarnya.
Menghadapi agenda politik berikutnya, Wali Kota Sukabumi mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu.
Partisipasi pemilih yang tinggi ujar dia, merupakan indikator keberhasilan demokrasi sekaligus cerminan kesadaran politik warga.
“Kami berharap partisipasi masyarakat dapat terus meningkat dan menjadikan Kota Sukabumi sebagai contoh pelaksanaan pemilu yang berkualitas di tingkat nasional,” tutupnya.












