Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Truk Terguling Timpa Minibus, Jalur Jampangtengah–Kiaradua Kembali Jadi Ancaman

×

Truk Terguling Timpa Minibus, Jalur Jampangtengah–Kiaradua Kembali Jadi Ancaman

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Jampangtengah–Kiaradua, Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah truk Mitsubishi Fuso bermuatan kardus terguling dan menimpa minibus Daihatsu Xenia di Kampung Padabeunghar, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Selasa (20/1/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.15 WIB tersebut nyaris merenggut nyawa. Truk dengan nomor polisi F 8678 MD ambruk ke sisi kanan jalan dan menindih bagian depan Xenia T 1413 SA yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras membuat bagian depan minibus ringsek berat.

Baca Juga: Korban Terakhir Ombak Pantai Sunset Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Jampangtengah menuju Cikembar. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali.

“Kontur jalan di lokasi menikung dan permukaannya bergelombang. Diduga faktor tersebut membuat kendaraan berat tidak stabil hingga akhirnya terjatuh,” ujar Wangsit.

Pada saat bersamaan, minibus yang dikemudikan Yadi Supriyadi (41) melintas dari arah berlawanan. Kondisi jalan dan jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan. Truk langsung menimpa bagian depan kendaraan.

Baca Juga: Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Rumah Warga Lansia di Waluran Rusak

Meski kendaraan rusak parah, Yadi dinyatakan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Ia segera mendapatkan perawatan medis. Polisi menaksir kerugian materiil akibat kecelakaan ini mencapai sekitar Rp15 juta.

Kecelakaan ini kembali mempertegas reputasi jalur Jampangtengah–Kiaradua sebagai lintasan berisiko tinggi. Warga setempat menilai insiden tersebut bukan sekadar kelalaian pengemudi, melainkan peringatan serius soal kondisi infrastruktur jalan.

Devi Fujianto (37), warga Padabeunghar, mengungkapkan bahwa jalan di lokasi kejadian memiliki kemiringan tidak ideal, permukaan bergelombang, serta minim penerangan dan marka.

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Tegaskan Pemilu Ajang Kontestasi Politik dan Penyehatan Demokrasi

“Sudah sering kejadian di sini. Kalau belum ada perbaikan, jalur ini akan terus jadi ancaman bagi pengguna jalan,” katanya.

Ia menambahkan, kecelakaan serupa pernah terjadi di titik yang sama pada pertengahan 2025 lalu dan sempat menelan korban jiwa.

Pasca kejadian, petugas Satlantas mengevakuasi kedua kendaraan untuk mengembalikan arus lalu lintas. Polisi juga melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi truk guna memastikan penyebab teknis kecelakaan, sembari mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page