Kota Sukabumi

Pemkot Sukabumi Teken MoU dengan UI dan BP2MI, Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Migran

×

Pemkot Sukabumi Teken MoU dengan UI dan BP2MI, Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Migran

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Pemerintah Kota Sukabumi menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Indonesia terkait implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

Di waktu yang sama juga membuat MoU dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengenai sinergi tata kelola perlindungan pekerja migran.

Baca JugaKecamatan Cikidang Diterjang Banjir Bandang, 20 Rumah Teredam Lumpur

Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Indonesia, Senin (2/2/2026).

Penandatanganan MoU dihadiri Menteri Pekerja Migran Indonesia, Rektor Universitas Indonesia, serta Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana yang mewakili Pemerintah Kota Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan, kerja sama dengan Universitas Indonesia bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Gerak sinergi tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta melahirkan inovasi kebijakan daerah yang berbasis kajian akademik,” kata Bobby.

Sementara itu, MoU dengan BP2MI menjadi langkah konkret Pemkot Sukabumi dalam memperkuat tata kelola dan perlindungan bagi pekerja migran asal Kota Sukabumi.

Baca Juga: Damkarmat Sukabumi Gelar Pelatihan dan Simulasi Antisipasi Kebakaran

Menurut Bobby, kerja sama ini mencakup penyusunan data terpadu, peningkatan kapasitas calon pekerja migran, serta penguatan layanan perlindungan di tingkat daerah.

“Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Kota Sukabumi sebagai daerah yang adaptif terhadap tantangan global sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki yang tengah mengikuti Rakornas Kemendagri di Sentul, Kabupaten Bogor, menyampaikan bahwa MoU dengan Universitas Indonesia membuka peluang pengembangan BLUD RSUD R. Syamsudin SH (Bunut) Kota Sukabumi.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan penanganan berbagai penyakit, seiring upaya menjadikan RSUD Bunut sebagai rumah sakit yang lebih lengkap.

Ayep Zaki juga menegaskan, MoU dengan BP2MI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Kota Sukabumi yang masih mencapai 15.400 orang.

Ia mengimbau masyarakat yang belum bekerja untuk memanfaatkan peluang penempatan kerja, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri, melalui jalur resmi dan terlindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page