CAKRAWALAJAMPANG – Disela suasana meriah dan khidmat Acara Pelantikan 14 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) Sukabumi Utara, yang digelar di Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/12/2025), berlangsung momen simbolis penyerahan bantuan bibit pohon.
Ketua LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, secara langsung menyerahkan bibit tanaman kepada Ketua Umum Jampang Tandang Makalangan, H. Hendra Permana, S.Sos., MM. Penyerahan tersebut menjadi simbol penguatan jalinan kerja sama antara JTM dan LSM Dampal Jurig yang selama ini konsisten menggaungkan program lingkungan bertajuk “Berselingkuh” (Bersama Selamatkan Lingkungan Hidup).
Baca Juga: Haru Ibu Ke-97, Bupati Ingatkan Peran Penting Ibu di Keluarga dan Masyarakat
Irvan Azis menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama yang telah disepakati sebelumnya, baik secara lisan maupun tertulis.
“Ini bukti nyata komitmen kami untuk menghijaukan Bumi Pajampangan demi generasi mendatang, sejalan dengan visi Sukabumi Mubarokah dan Jawa Barat Istimewa,” ujar Irvan Azis kepada Cakrawalajampang.com di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, kolaborasi antara LSM Dampal Jurig dan JTM selama ini telah direalisasikan melalui gerakan penanaman pohon di sejumlah wilayah. Ke depan, kegiatan tersebut akan berlanjut melalui program penanaman pohon jilid II yang dilaksanakan secara bertahap di beberapa wilayah prioritas.
“Rencana ke depan, penanaman pohon akan kembali dilakukan secara bertahap di wilayah Leuweung Hideung, Pasir Piring, Puncak Buluh, dan sejumlah lokasi lainnya di Bumi Pajampangan. Kali ini sebanyak 15 ribu pohon siap ditanam untuk mendukung upaya penghijauan sekaligus pencegahan bencana,” tambahnya.
Baca Juga: Penutupan Fashion & Culynary Nite Festival 2025, Sekda” Ruang Terbuka Promosi Produk UMKM”
Adapun jenis pohon yang akan ditanam meliputi tanaman keras seperti jati emas, damar, puspa, sono keling, dan manglid. Selain itu, turut disiapkan tanaman produktif berupa buah-buahan, di antaranya alpukat, sirsak, durian, pete, jengkol, mangga, dan jambu kristal, serta tanaman bambu.
Menurut Irvan, pemilihan jenis tanaman tersebut selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Pemilihan jenis ini sesuai dengan instruksi Kang Dedi Mulyadi (KDM) selaku Gubernur Jawa Barat melalui Peraturan Gubernur dan Surat Edaran Nomor 40/KH.05.06/PEREK tentang Gerakan ‘Hejokeun Leuweung’ atau ‘Leuweung Hejo’, yang bertujuan menjaga kelestarian hutan, mencegah kerusakan lahan, serta melindungi sumber daya air,” pungkasnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan gerakan penghijauan di wilayah Pajampangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.












