CAKRAWALAJAMPANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi turun langsung ke Kecamatan Tegalbuleud untuk meninjau kondisi Sungai Ciparanje yang kerap meluap dan menyebabkan banjir di wilayah persawahan warga. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap keluhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala DPU didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalbuleud. Rombongan menyusuri alur sungai sekaligus melihat dampak banjir yang dirasakan langsung oleh para petani.
Baca Juga: Kunjungan Kerja Danrem 061/Suryakancana, Sekda Harap Perkuat Mitigasi Bencana dan Stabilitas Wilayah
Kepala DPU menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Sukabumi agar pemerintah daerah mengetahui secara langsung kondisi di lapangan dan tidak hanya berdasarkan laporan tertulis.
“Hari ini kami melihat langsung kondisi terakhir Sungai Ciparanje yang menyebabkan banjir hingga merendam area persawahan di Kecamatan Tegalbuleud. Ini atas perintah Pak Bupati,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, setelah pengecekan lapangan, DPU akan menyusun rekomendasi teknis sebagai bahan pertimbangan pimpinan daerah dalam menentukan langkah penanganan banjir ke depan.
Baca Juga: Tiga Motor Alami Tabrakan Beruntun, Polisi: Dua Dilarikan ke Rumah Sakit Al-Mulk
“Kami akan menyiapkan rekomendasi terkait kondisi ini agar dapat ditangani dengan baik, apakah nanti penanganannya menjadi kewenangan provinsi atau ada langkah lain yang diputuskan oleh Pak Bupati,” katanya.
Menurutnya, Bupati Sukabumi menaruh perhatian serius terhadap persoalan banjir yang setiap tahun berdampak pada aktivitas dan penghasilan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Pak Bupati meminta kami menyampaikan informasi yang lengkap supaya dampak banjir ini tidak terus berulang setiap tahun. Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Jembatan Leuwi Dinding Rubuh, Akses Penghubung Antar Dua Kecamatan Lumpuh Total
Selain meninjau kondisi sungai, DPU Kabupaten Sukabumi juga melakukan pengukuran di lapangan untuk mengetahui besaran dampak banjir serta kebutuhan anggaran penanganan.
“Kami hari ini juga terus mengukur, menghitung kerugian, dan memperkirakan biaya yang diperlukan untuk penanganan ke depan,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap, langkah ini dapat menjadi awal penanganan banjir yang lebih terencana, sehingga masyarakat Kecamatan Tegalbuleud dapat terhindar dari dampak banjir di tahun-tahun mendatang.












