Kabupaten Sukabumi

Kadispar Sukabumi Dukung Karang Gantung Green Camp, Tekankan Pentingnya Greenbelt Pesisir

×

Kadispar Sukabumi Dukung Karang Gantung Green Camp, Tekankan Pentingnya Greenbelt Pesisir

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap rencana pelaksanaan kegiatan Karang Gantung Green Camp yang akan digelar oleh Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM).

Baca JugaKapolsek Warungkiara Gelar Silaturahmi Bersama Wartawan, Peringati HPN 2026 dan HUT PWI ke-80

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Februari 2026, bertempat di Kawasan Wisata Karang Gantung, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Ali Iskandar menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, terutama dalam upaya memelihara kawasan greenbelt atau sabuk hijau yang menjadi pelindung ekosistem pantai Pajampangan.

“Alhamdulillah, saya Ali Iskandar, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi beserta seluruh jajaran mengucapkan selamat dan sukses kepada Dewan Pengurus Pusat Jampang Tandang Makalangan di bawah kepemimpinan Kang Hendra Permana yang pada tanggal 14 dan 15 Februari akan datang akan melaksanakan kegiatan Karang Gantung Green Camp,” ungkapnya.

Baca Juga: Wabup Bersama Koperasi Rakyat Bersatu Istimewa Bahas Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Wilayah

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata mendukung penuh kegiatan tersebut, dengan harapan dapat memberikan edukasi sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

“Tentu kami mendukung dengan segenap harapan kegiatan ini bisa mengedukasi sekaligus juga memastikan bahwa lingkungan kita bisa tetap terjaga,” ujar Ali.

Menurutnya, pelestarian kawasan greenbelt tidak bisa dilakukan secara individu, melainkan harus dilakukan melalui kerja bersama dan sinergi berbagai pihak secara terintegrasi.

“Kegiatan seperti ini hanya bisa dilaksanakan secara kolaborasi, secara terintegrasi, dengan tetap bertumpu pada kekuatan partisipasi,” katanya.

Ali menjelaskan bahwa greenbelt memiliki peran strategis sebagai zona pembatas antara aktivitas ekonomi masyarakat dengan ekosistem pantai yang harus tetap dijaga keberlanjutannya.

“Kita ketahui bersama bahwa greenbelt adalah zona pembatas antara intervensi populasi dan kegiatan ekonomi yang harus dibatasi, agar kemudian ekosistem kita bisa terus menjadi penghidupan buat kita sekalian,” tuturnya.

Selain itu, kawasan sabuk hijau juga berfungsi sebagai bagian dari mitigasi bencana alam di wilayah pesisir, seperti abrasi dan gelombang tinggi.

“Sekaligus juga sebagai bentuk mitigasi terhadap adanya bencana abrasi, dan kemudian juga gelombang tinggi untuk kemudian menyapu daerah daratan di wilayah Pajampangan,” jelasnya.

Ia berharap Karang Gantung Green Camp dapat terlaksana dengan sukses dan menjadi contoh gerakan peduli lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Semoga kegiatannya bisa terlaksana dengan baik dan semoga pula menjadi kebaikan buat kita sekalian. Tetap bersama kita menggapai kebahagiaan,” pungkas Ali Iskandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page