CAKRAWALAJAMPANG – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Kepolisian. Salah satunya ditunjukkan oleh Polsek Purabaya yang menggelar kegiatan penanaman jagung hibrida pada kuartal I tahun 2026 di Desa Cicukang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Kampung Pasirhuni, Dusun Cipingpa, tepatnya di lahan milik desa yang dikelola oleh Kelompok Tani Tirta Alam. Pada tahap awal, penanaman dilakukan di atas lahan seluas 10.000 meter persegi dari total potensi lahan yang tersedia mencapai 50.000 meter persegi.
Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Sukabumi Berikan Bantuan Bibit Jagung dan Pupuk Kepada Poktan
Kapolsek Purabaya, IPTU Ruskan Hermawan, SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud keterlibatan aktif Polri dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Kami ingin Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Penanaman jagung hibrida ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi petani dan menopang ketahanan pangan lokal,” ujar IPTU Ruskan.

Ia menjelaskan, bibit jagung hibrida yang ditanam sebanyak 15 kilogram dengan perkiraan hasil panen mencapai sekitar 4 ton. Jika tidak ada kendala cuaca maupun hama, panen direncanakan berlangsung pada pertengahan Mei 2026.
Baca Juga: Nilai Kerugian Fantastis, Aliansi Desak Kejari Sukabumi Tuntaskan Dugaan Skandal Kredit Rp976,7 Miliar
Kelompok Tani Tirta Alam yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari 15 orang anggota. Seluruh proses penanaman hingga perawatan tanaman dilakukan secara gotong royong dengan dukungan pemupukan menggunakan pupuk kandang, urea, dan NPK, dengan total kebutuhan pupuk sekitar 200 kilogram yang bersumber dari swadaya.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar. Ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan,” tambah Kapolsek.
Ke depan, IPTU Ruskan berharap program serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, disertai dukungan sarana dan prasarana pertanian agar hasil panen semakin optimal.
Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung hibrida tersebut juga telah didokumentasikan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan dan instansi terkait.












