CAKRAWALAJAMPANG – Sebuah rumah tinggal milik Agus di Kampung Giriasih RT 19/03, Desa Waluranmandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, dilanda kebakaran pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh arus pendek listrik dari instalasi rumah.
Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat asap tebal keluar dari bagian dalam rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah, sehingga warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: Kapolres Sukabumi Raih Penghargaan Satyalancana
Danpos Damkar Pos X Jampangkulon, Lelan, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan dengan menerjunkan personel dan satu unit armada pemadam ke lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami langsung menuju lokasi. Proses pemadaman dilakukan bersama warga setempat dan api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah lainnya,” ujar Lelan.
Menurut Lelan, kondisi cuaca yang cerah serta akses menuju lokasi yang cukup memadai membantu mempercepat proses penanganan kebakaran. Petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Baca Juga: Foto Hoax Kebakaran di Waluran Sempat Gerakkan Petugas Damkar
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta. Sejumlah perabot rumah tangga dan bagian bangunan tidak dapat diselamatkan, meskipun beberapa aset masih berhasil diamankan oleh warga dan petugas.
Selain petugas Damkar Pos X Jampangkulon, unsur lain yang turut hadir di lokasi kejadian antara lain warga setempat yang membantu proses pemadaman dan pengamanan lingkungan sekitar.
Pihak pemadam kebakaran kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Warga diminta memastikan kondisi kabel dan peralatan listrik di rumah dalam keadaan baik dan sesuai standar guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.












