Nasional

Penguatan Program Bangga Kencana di Lebak Fokus Percepatan Penurunan Stunting dan Ketahanan Keluarga

×

Penguatan Program Bangga Kencana di Lebak Fokus Percepatan Penurunan Stunting dan Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja 2025 digelar di Graha Gusdur, Kabupaten Lebak, melibatkan DPR RI Komisi IX, BKKBN, serta Pemerintah Daerah, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan keluarga, kependudukan, serta percepatan penurunan stunting di wilayah Banten.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Ratna Juwita Sari, S.E., M.M., menegaskan bahwa Program Bangga Kencana merupakan fondasi penting bagi pencapaian Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya intervensi gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), peningkatan literasi gizi, dan penguatan peran ayah dalam pengasuhan. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan PLKB dan Tim Pendamping Keluarga yang menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat.

Dari BKKBN Pusat, Wahyuniati, S.IP., MPH., Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan, menjelaskan bahwa ormas dan lembaga masyarakat memiliki peran sentral dalam memperluas edukasi dan pendampingan keluarga. Menurutnya, BKKBN kini tidak hanya berfokus pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi pada peningkatan kualitas keluarga secara menyeluruh, termasuk edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa.

Sementara itu, Ir. Rusman Efendi, M.M., Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, menekankan bahwa keluarga merupakan pusat pendidikan pertama bagi anak. Ia menyebut peningkatan pengetahuan keluarga tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pola hidup sehat sebagai kunci menciptakan generasi unggul yang siap berdaya saing.

Perwakilan pemerintah daerah, Dedi Lukman Indepur, M.Si., Kepala DP3AP2KB Kabupaten Lebak, turut menegaskan komitmen Pemkab Lebak dalam mempercepat penurunan stunting. Langkah yang ditempuh antara lain penguatan Tim Pendamping Keluarga, optimalisasi posyandu, serta peningkatan literasi gizi bagi calon pengantin, ibu hamil, dan balita. Selain itu, pemberdayaan ekonomi keluarga serta peningkatan kualitas pengasuhan melalui BKB, BKR, BKL, dan UPPKA menjadi bagian penting dalam menguatkan ketahanan keluarga.

Melalui fasilitasi teknis ini, seluruh pemangku kepentingan bersepakat memperkokoh sinergi dalam mewujudkan keluarga sehat, berkualitas, dan berketahanan. Harapannya, Kabupaten Lebak mampu menjadi daerah yang berkontribusi besar dalam mencetak generasi cerdas dan produktif untuk masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page