CAKRAWALAJAMPANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, sejak Senin (10/11/2025) sore, mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Cisitu, Desa Ciemas, pada Selasa (11/11/2025) pagi. Longsoran tanah dengan volume cukup besar itu menutupi badan jalan utama yang menghubungkan wilayah Tamanjaya dengan Cigaru, sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh total.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, Opik, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, dampak longsor sangat dirasakan masyarakat karena akses utama antarwilayah menjadi terputus. Baca Juga: Ketum Paguyuban JTM Sambut Penganugrahan Kepada Tiga Tokoh Gelar Pahlawan Nasional “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tetapi kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas terhambat karena badan jalan tertutup material longsoran,” ujar Opik kepada cakrawalanampang.com, Selasa (11/11/2025).
Menurutnya, material longsoran berupa tanah bercampur bebatuan menimbun seluruh badan jalan dengan ketebalan mencapai hampir satu meter di beberapa titik. Kondisi tanah yang masih labil membuat petugas harus berhati-hati dalam melakukan pembersihan agar tidak terjadi longsor susulan.
Saat ini, penanganan darurat tengah dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur P2BK Ciemas, Pemerintah Desa Ciemas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga sekitar. Mereka bahu membahu membersihkan material longsor secara manual menggunakan alat seadanya sambil menunggu bantuan alat berat.
“Untuk penanganan lebih efektif dan cepat dalam proses evakuasi material longsoran, kami sedang berkoordinasi dan meminta bantuan alat berat dari perusahaan yang beroperasi di sekitar lokasi,” tambah Opik.
Baca Juga: Sukabumi Hadapi Pemangkasan Rp159 Miliar, Pemkot dan DPRD Siap Bergerak ke Pusat
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di wilayah perbukitan Ciemas. Intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi menimbulkan longsor susulan di sejumlah titik rawan.
Sementara itu, aparat desa setempat bersama relawan kebencanaan terus melakukan pemantauan dan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan, termasuk potensi gangguan terhadap jaringan listrik dan akses distribusi logistik warga di sekitar lokasi.
Bencana longsor di Kecamatan Ciemas ini menambah daftar kejadian tanah longsor yang kerap melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi saat musim penghujan. Topografi wilayah yang berbukit dan kondisi tanah yang labil menjadi faktor utama yang membuat daerah ini rawan bencana serupa. Pemerintah daerah pun diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.












