Kabupaten Sukabumi

Dinas Pertanian Sukabumi Selesaikan Pendataan e-RDKK 2026, Pastikan Pupuk Subsidi Lebih Tepat Sasaran

×

Dinas Pertanian Sukabumi Selesaikan Pendataan e-RDKK 2026, Pastikan Pupuk Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pertanian menuntaskan pendataan penerima dan kebutuhan pupuk bersubsidi tahun 2026. Pendataan dilakukan melalui aplikasi e-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang menjadi basis utama distribusi pupuk subsidi nasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mengungkapkan bahwa penginputan data dilakukan sejak 22 November hingga 25 Oktober 2025. Dari proses tersebut, sebanyak 208.405 petani berhasil terverifikasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid. Total kebutuhan pupuk yang tercatat meliputi 68.378 ton urea, 67.513 ton NPK, serta 750 ton pupuk organik.

Baca Juga: Disnaker Kota Sukabumi Hidupkan Lagi BLK, Siap Jadi Pusat Pelatihan Tenaga Kerja

Menurut Aep, jumlah tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan dengan data tahun sebelumnya. Namun, ia menilai tren tersebut justru positif karena menandakan adanya penyempurnaan dalam proses verifikasi penerima manfaat.

“Penurunan data ini bukan masalah, justru langkah penyaringan agar penerima benar-benar sesuai ketentuan. Kami memastikan hanya petani aktif dengan lahan maksimal dua hektare yang terdaftar di e-RDKK 2026,” jelasnya, Kamis (6/11/2025).

Selain memantapkan pendataan pupuk subsidi, Dinas Pertanian juga mencatat capaian signifikan dalam penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sepanjang tahun 2025. Bantuan yang telah diterima kelompok tani meliputi 6 unit traktor roda empat, 2 unit traktor roda crawler (rotavator), 5 unit combine harvester besar, 24 unit traktor roda dua, 35 unit power thresher, dan 13 unit hand sprayer.

Tidak hanya itu, kata Aep, Kabupaten Sukabumi juga akan kembali memperoleh bantuan tambahan dari Kementerian Pertanian yang akan disalurkan secara bertahap. Bantuan tersebut terdiri dari 30 unit traktor roda dua, 421 unit hand sprayer, dan 122 unit pompa air.

Baca Juga: ‎Pemkot Sukabumi Bantah Isu Pemotongan TPP ASN untuk Tutup Temuan BPK

“Tahapan distribusi bantuan sudah dijadwalkan. Kami berharap keberadaan alsintan ini mampu meningkatkan efisiensi kerja petani serta memperkuat produktivitas pertanian di daerah,” tutur Aep.

Melalui pendataan e-RDKK yang semakin akurat dan dukungan alsintan yang terus bertambah, Dinas Pertanian optimistis produktivitas sektor pertanian Sukabumi akan semakin meningkat dan berkontribusi pada ketahanan pangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page