CAKRAWALAJAMPANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman memimpin rapat evaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo Sukabumi, Jumat (27/02/2026).
Rapat diikuti staf ahli, Asisten Daerah II, serta perwakilan perangkat daerah terkait, termasuk dinas kesehatan, pangan, lingkungan hidup, pendidikan, pemberdayaan masyarakat desa, dan bagian ekonomi serta sumber daya alam. Agenda ini bertujuan memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai prosedur dan standar yang ditetapkan.
Baca Juga: Membanggakan, DPPKB Kabupaten Sukabumi Raih Dua Penghargaan Tingkat Jawa Barat
Dalam arahannya, Ade Suryaman menegaskan evaluasi dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah terhadap dinamika di lapangan. Ia menyebut MBG sebagai program strategis pemerintah pusat yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pelajar.
“MBG adalah program luar biasa yang sangat membantu masyarakat. Karena itu, dukungan, pengawasan, dan kontrol sosial dari semua pihak sangat diperlukan agar pelaksanaannya optimal,” ujarnya.
Baca Juga: Ramadan Jadi Momentum Penguatan Kepedulian, Jamkrindo Salurkan Ribuan Bantuan Sosial
Rapat membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari distribusi dan pelayanan, keamanan pangan, hingga keterlibatan tenaga ahli gizi, dukungan laboratorium, serta pemenuhan standar sanitasi.
Berdasarkan data terkini, Kabupaten Sukabumi telah memiliki 358 SPPG yang tersebar di 47 kecamatan, menandakan cakupan layanan yang semakin luas. Pemerintah daerah menegaskan akan terus memperkuat pengawasan agar kualitas layanan gizi tetap terjaga dan manfaat program dirasakan secara merata.












