Kota Sukabumi

Ramadhan Jadi Momentum Kepedulian, Program 12 PAS Hadirkan Bantuan Terpadu

×

Ramadhan Jadi Momentum Kepedulian, Program 12 PAS Hadirkan Bantuan Terpadu

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Pemerintah Kota Sukabumi kembali mengintensifkan Program 12 PAS Ramadhan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.

Kegiatan yang digelar di Kelurahan Nanggeleng dan Gedong Panjang, Selasa (24/2/2026), tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menitikberatkan pada pemetaan kebutuhan warga.

Baca Juga: Jelang Mudik 2026, Komisi V DPR Tekankan Zero Pothole dan Sinkronisasi Antar-Lembaga

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa Ramadhan dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat empati sosial sekaligus memastikan intervensi pemerintah berjalan tepat sasaran.

“Kami ingin program ini menjadi ruang kehadiran pemerintah yang lebih nyata. Bantuan yang diberikan harus sesuai dengan kondisi riil warga,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kali ini, Pemkot Sukabumi menyoroti kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari ketersediaan bahan pokok, dukungan ekonomi, hingga perbaikan fasilitas hunian dan sanitasi.

Ayep menyebut, dinamika di lapangan menunjukkan bahwa setiap wilayah memiliki karakter kebutuhan yang berbeda.

“Karena itu, pendekatan yang digunakan bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga identifikasi persoalan sosial di lingkungan warga,” katanya.

Baca JugaMasjid Agung Kota Sukabumi, Jejak Sejarah yang Terus Hidup di Jantung Kota

Program 12 PAS Ramadhan turut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Sejumlah institusi keuangan dan lembaga sosial terlibat aktif, di antaranya Bank BJB, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Pegadaian, serta Baznas.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menjelaskan bahwa skema bantuan dirancang untuk memberikan efek langsung bagi penerima manfaat.

“Kami memadukan bantuan sembako dengan dukungan tunai agar warga memiliki fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan mendesak,” ungkapnya.

Selain itu, dukungan terbaru datang dari Permodalan Nasional Madani yang berkontribusi pada perbaikan fasilitas sanitasi warga. Bobby menilai, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memperluas dampak program.

“Ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat dibangun melalui sinergi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BJB Sukabumi, Mohammad Reza, menilai program sosial pemerintah daerah memiliki dampak strategis bagi masyarakat, terutama dalam membantu kelompok rentan.

“Kami memastikan kontribusi yang diberikan selaras dengan kebutuhan warga dan mendukung program pemerintah daerah,” katanya.

Pemkot Sukabumi menargetkan Program 12 PAS Ramadhan tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga model intervensi sosial yang adaptif terhadap kondisi masyarakat di setiap wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page