Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Pohon Mahoni Roboh di Cisaat, Akses Jalan Sempat Tertutup

×

Pohon Mahoni Roboh di Cisaat, Akses Jalan Sempat Tertutup

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan di Jalan Ahmad Yani, RT 003 Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 03.10 WIB. Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Dugaan awal menyebutkan bahwa pohon roboh akibat bagian akar yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan hembusan angin pada dini hari. Kondisi ini membuat batang pohon ambruk dan menutup jalur lalu lintas.

Baca Juga: PGRI Cibitung Semarakkan Hari Guru Nasional & HUT ke-80 PGRI dengan Aneka Kegiatan

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat, Imam, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa begitu laporan masuk, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Sekitar pukul tiga pagi, pohon mahoni tumbang dan menghalangi jalan. Kami bersama tim segera melakukan penanganan hingga area kembali aman. Tidak ada korban dalam kejadian ini,” jelasnya.

Imam menambahkan, cuaca berawan disertai kelembaban tinggi diperkirakan turut memperburuk kondisi fisik pohon yang sebelumnya sudah rapuh.

Baca Juga: Riset Harvard: 70 Persen Karakter Anak Terbentuk Sebelum Usia 7 Tahun, Lingkungan Rumah Jadi Faktor Utama

Laporan harian dari Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat kondisi cuaca pada pagi hari berada pada suhu 26 derajat Celsius dengan angin berhembus dari barat daya berkecepatan 9 km/jam, serta kelembaban mencapai 78 persen. Hingga laporan disusun, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi juga terus melakukan pemantauan rutin melalui WAG P2BK se-Kabupaten Sukabumi, monitoring media sosial, radio komunikasi Ratel, serta sejumlah aplikasi kebencanaan seperti Inarisk, Inasafe, dan InaWare. Sementara itu, piket regu Pusdalops terdiri dari Unit Data Informasi (UDI) dan Unit Reaksi Cepat (URC) yang siaga menghadapi potensi bencana.

Imam kembali mengingatkan masyarakat agar waspada saat melintas di kawasan yang banyak ditumbuhi pohon besar. “Jika menemukan pohon yang terlihat miring atau rapuh, segera laporkan kepada kami atau kepada pihak desa,” imbaunya.

Pohon yang tumbang berhasil dipotong menggunakan chainsaw dan diangkut dengan kendaraan operasional BPBD. Arus lalu lintas kembali normal sesaat setelah proses pembersihan selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page