CAKRAWALAJAMPANG – Pemerintah Kota Sukabumi menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Pemkot Sukabumi menargetkan PAD tahun 2026 sebesar Rp650 miliar.
Sebagai perbandingan, realisasi PAD Kota Sukabumi tercatat Rp496 miliar pada 2024 dan meningkat menjadi Rp535 miliar pada 2025. Target tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Selain fokus pada peningkatan PAD, Wali Kota Ayep Zaki juga menekankan pentingnya integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Baca Juga: Buka Tandembaper, Sekda Ajak Orangtua Didik Anak Kegiatan Positif Antisipasi Kecanduan Gawai
Penegasan tersebut disampaikan saat Ayep Zaki memimpin apel perdana ASN awal tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Senin (5/1/2026).
“Saya menargetkan Pendapatan Asli Daerah tahun 2026 sebesar Rp650 miliar,” ujar Ayep dalam amanatnya.
Ia menegaskan, upaya peningkatan PAD harus berjalan seiring dengan komitmen memberantas pungutan liar serta membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, integritas merupakan nilai utama yang wajib dijunjung tinggi oleh seluruh ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun pelayanan publik.
Ayep meminta jajaran ASN memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan terbebas dari praktik-praktik menyimpang.
“Saya berkomitmen membangun Kota Sukabumi yang lebih bercahaya melalui kerja bersama yang berlandaskan integritas, dengan menolak segala bentuk pungutan liar,” tegasnya.
Baca Juga: Ujian Mental PERSIB di Brawijaya, Persik Siap Manfaatkan Absennya Pemain Kunci
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi juga meluncurkan Bank Sampah Setda sebagai bagian dari penguatan gerakan peduli lingkungan di lingkungan pemerintahan.
Apel perdana ASN itu dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Sekretaris Daerah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta ASN di lingkungan Sekretariat Daerah dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi.
Ayep juga mengajak seluruh ASN menjadikan tahun 2026 sebagai momentum untuk melanjutkan capaian positif tahun 2025, dengan menjaga kekompakan dan soliditas dalam menata pembangunan Kota Sukabumi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan bahwa resolusi Pemerintah Kota Sukabumi tahun 2026 akan difokuskan pada pengelolaan sampah dan penurunan angka stunting melalui aksi nyata serta keteladanan ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi.












