CAKRAWALAJAMPANG – Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Dra. Kasihhati, kembali melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/12/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen FPII dalam mendukung pembinaan warga binaan yang berorientasi pada pemulihan dan pemberdayaan.
Di hadapan Kepala Lapas Warungkiara beserta jajaran, Kasihhati menegaskan kesiapan FPII untuk terus menjalin sinergi dengan lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, insan pers memiliki peran strategis dalam mendukung program pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.
“Pada prinsipnya kami mendukung sepenuhnya program pembinaan di Lapas. Kami siap berkontribusi agar warga binaan memperoleh manfaat nyata dan memiliki bekal positif ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kasihhati.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Jalan Bagbagan–Mekarasih, Akses Sempat Terganggu
Ia menjelaskan, kunjungan kerja tersebut merupakan wujud kepedulian insan pers terhadap proses pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan. FPII, kata dia, siap ambil bagian melalui pelatihan serta peningkatan wawasan di bidang literasi informasi dan komunikasi bagi warga binaan.
“Pers tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga mengedukasi publik dan membangun kepercayaan diri warga binaan agar kelak menjadi pribadi yang mandiri,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Kasihhati yang didampingi Kalapas Kelas IIA Warungkiara Kurnia Panji Pamekas, meninjau langsung blok-blok hunian serta berdialog dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Ia juga melihat secara langsung berbagai kegiatan usaha produktif yang dikelola WBP, seperti pembuatan keset, budidaya tanaman hias, kerajinan cinderamata, hingga usaha barbershop.

Kasihhati menilai, program pembinaan di Lapas Warungkiara berjalan dengan sangat baik, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Program tersebut dinilainya selaras dengan tujuan pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pemulihan dan pemberdayaan warga binaan.
Dalam kesempatan yang sama, Kasihhati juga menegaskan bahwa isu negatif yang selama ini beredar terkait dugaan peredaran narkoba dan penggunaan telepon genggam di dalam Lapas Warungkiara tidak terbukti. Hal itu dipastikan setelah dirinya berkeliling langsung dan berdialog dengan para WBP.
Baca Juga: Wabup dan SPPI, Diskusi Strategis Dukung Terwujudnya Sukabumi Mubarakah
“Setelah saya melihat langsung kondisi di lapas dan berbincang dengan warga binaan, rumor-rumor tersebut tidak benar,” tegasnya.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Warungkiara Kurnia Panji Pamekas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Ketua Presidium FPII beserta jajaran. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas program pembinaan warga binaan.
“Kami berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan lapas agar tujuan pemulihan dan pemberdayaan warga binaan dapat terwujud secara optimal,” ungkap Kurnia.
Berdasarkan pemantauan awak media FPII, kegiatan kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta diwarnai semangat kolaborasi antara insan pers dan jajaran pemasyarakatan.












