Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Kapolsek Jampangkulon: Korban Tak Menyadari Ada Septic Tank di Halaman

×

Kapolsek Jampangkulon: Korban Tak Menyadari Ada Septic Tank di Halaman

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Kapolsek Jampangkulon Iptu Muhlis mengungkap kronologi peristiwa meninggalnya seorang wanita lanjut usia, Juansih (80), yang terperosok ke dalam septic tank di halaman belakang rumahnya di Kampung Lembur Sawah, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/12/2025).

Iptu Muhlis mengatakan, kejadian bermula saat korban pulang dari warung milik anaknya dengan melintasi jalur belakang rumah. Setibanya di halaman belakang, korban sempat membersihkan area tersebut.

“Di lokasi terdapat septic tank yang hanya ditutup kayu dan ditimbun tanah. Karena penutupnya sudah lapuk dan tidak terlihat jelas, korban tidak menyadari keberadaannya,” kata Iptu Muhlis.

Baca Juga: ‎Wali Kota Prioritaskan Penanganan Kesenjangan Sosial di Kota Sukabumi

Saat korban menginjak bagian tersebut, kayu penutup septic tank ambruk dan menyebabkan korban terperosok ke dalam lubang septic tank. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Peristiwa tersebut diketahui oleh saksi bernama Holiah (60) yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Saksi kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Anggota Polsek Jampangkulon langsung mendatangi TKP, melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan,” jelas Kapolsek.

Baca Juga: Sektor Parkir Jadi Stimulus PAD Baru, Ayep Zaki Hitung Potensi Rp5,5 Miliar per Tahun

Korban dievakuasi dalam kondisi kritis dan dibawa ke RSUD Jampangkulon. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.25 WIB.

Kapolsek menambahkan, keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi bangunan di sekitar rumah, khususnya septic tank, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page