CAKRAWALAJAMPANG – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja penjaminan yang kuat sepanjang 2025. Perusahaan membukukan total volume penjaminan mencapai Rp214,73 triliun, menjangkau 4,90 juta pelaku usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKM-K) di seluruh Indonesia.
Dari aktivitas usaha yang memperoleh fasilitas penjaminan tersebut, sekitar 6 juta tenaga kerja tercatat terserap di berbagai sektor ekonomi. Capaian ini menegaskan peran strategis penjaminan kredit dalam menjaga kesinambungan usaha produktif sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, menegaskan bahwa penjaminan kredit menjadi instrumen penting dalam memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi UMKM-K yang layak secara usaha namun menghadapi keterbatasan agunan.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Sukabumi Buka FPD DKP3 Tahun 2026, Tekankan Penguatan Ketahanan Pangan
Menurutnya, keberadaan PT Jaminan Kredit Indonesia berkontribusi meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan sekaligus memperkuat sistem pembiayaan nasional agar semakin inklusif.
“Kinerja penjaminan sepanjang 2025 menunjukkan peran nyata Jamkrindo dalam mendukung sektor produktif dan memperluas akses pembiayaan,” ujarnya.
Sepanjang tahun berjalan, Jamkrindo mengoptimalkan berbagai skema penjaminan, baik melalui program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), maupun penjaminan non-program yang menyasar aktivitas usaha produktif lainnya. Selain memperluas akses modal, perusahaan juga memperkuat pendekatan pendampingan usaha.
Langkah ini diarahkan agar UMKM-K tidak hanya memperoleh pembiayaan, tetapi juga meningkatkan kapasitas manajerial, produktivitas, pemasaran, hingga tata kelola usaha. Strategi tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas portofolio UMKM-K yang sehat dan berkelanjutan.
Menghadapi dinamika ekonomi ke depan, Jamkrindo terus memperkuat sinergi dengan perbankan, lembaga keuangan, serta pemerintah pusat dan daerah. Transformasi digital dan inovasi produk menjadi fokus utama guna meningkatkan efisiensi layanan dan kualitas pengelolaan risiko.
Baca Juga: Dinkes Kota Sukabumi Awasi Ketat Perizinan dan Praktik Apotek
Selain penjaminan kredit, Jamkrindo juga menyediakan produk penjaminan langsung seperti surety bond dan kontra bank garansi. Pemanfaatan instrumen tersebut telah diatur dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai ketentuan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Melalui layanan tersebut, Jamkrindo turut mendukung terciptanya proses pengadaan yang lebih kredibel, transparan, dan efisien, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan jaminan proyek.
Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia dan bagian dari Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi penjaminan yang adaptif dan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.












