Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Foto Hoax Kebakaran di Waluran Sempat Gerakkan Petugas Damkar

×

Foto Hoax Kebakaran di Waluran Sempat Gerakkan Petugas Damkar

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Sebuah foto yang menampilkan informasi kebakaran di wilayah Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, beredar luas di media sosial Facebook dan menimbulkan kebingungan di kalangan petugas pemadam kebakaran. Setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, peristiwa kebakaran seperti yang terlihat dalam foto tersebut tidak ditemukan.

Danpos Damkar Jampangkulon, Lelan, mengatakan laporan pertama diterima ada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB dari seorang warga bernama Iqbal. Pelapor menyampaikan adanya kebakaran di Waluran dan memberikan nomor kontak yang disebut sebagai pihak di lokasi kejadian.

“Mendapat laporan itu, kami langsung bergerak. Tapi setelah sampai di lokasi, tidak ada kebakaran seperti yang ada di foto. Kami juga mencoba menghubungi nomor yang diberikan, namun tidak aktif,” kata Lelan.

Baca Juga: Bupati Kukuhkan dan Ambil Sumpah Janji/Jabatan Manajerial di Lingkungan Pemkab Sukabumi

Menurutnya, kondisi tersebut menyulitkan petugas dalam memastikan titik kejadian dan mengakibatkan pencarian di lapangan tidak membuahkan hasil. Informasi yang beredar pun dinilai tidak akurat dan berpotensi menyesatkan.

Lelan menegaskan bahwa foto kebakaran yang tersebar bukan berasal dari kejadian yang dimaksud. Meski demikian, ia membenarkan bahwa di Kecamatan Waluran memang sempat terjadi kebakaran rumah, namun dengan skala kecil.

“Kejadian yang sebenarnya ada di Kampung Giri Asih, Desa Waluran Mandiri. Api tidak besar dan kejadiannya berbeda dengan yang ada di foto,” ujarnya.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi di media sosial. Informasi yang tidak jelas kebenarannya, khususnya terkait kejadian darurat, dapat mengganggu kinerja petugas dan berpotensi merugikan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page