CAKRAWALAJAMPANG – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menilai kehadiran Alun-Alun Jampangtengah akan membuka ruang baru bagi aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat potensi wisata di kawasan Pajampangan.
Sendi menjelaskan bahwa alun-alun tersebut dirancang sebagai pusat pertemuan baru yang berada di tengah keramaian, sehingga mampu menjadi titik berkumpul masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.
“Ini merupakan pusat pertemuan untuk masyarakat di tempat ramai, yang kemudian menghadirkan pusat-pusat pertemuan baru untuk wisata dan warga,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Baca Juga: Puluhan Penambang Tewas Dalam Tragedi Runtuhnya Jembatan di Tambang Kalando, Kongo
Dari sisi ekonomi, Sendi menyebut lokasi Jampangtengah sangat strategis. Kawasan ini berada pada jalur mobilitas yang menghubungkan Sukabumi dengan wilayah-wilayah di Pajampangan, sehingga berpotensi menjadi titik singgah (transit) yang menarik.
“Secara aspek ekonomi, kita lihat bahwa dari perjalanan Sukabumi menuju perkotaan atau menuju Pajampangan, ini merupakan transit yang paling memungkinkan,” jelasnya.
Menurut Sendi, keberadaan alun-alun juga dapat menjadi ruang jeda yang menyegarkan bagi para pelintas yang menempuh perjalanan panjang dari arah kota.
Baca Juga: Preseden Prabowo Terima Duta Besar Pakistan, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-Pakistan
“Ketika sudah ada tingkat kejenuhan dalam perjalanan, masyarakat bisa berhenti sejenak untuk menikmati hiburan dan keramaian di sini,” katanya.
Ia berharap Alun-Alun Jampangtengah dapat terus berkembang sebagai ruang publik yang tidak hanya memfasilitasi aktivitas warga, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal serta memperkaya destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.












