Internasional

Di Tengah Gencatan Senjata, Israel Bombardir Gaza: 32 Warga Palestina Tewas

×

Di Tengah Gencatan Senjata, Israel Bombardir Gaza: 32 Warga Palestina Tewas

Sebarkan artikel ini
Poto Ilustrasi bangunan hancur di bom oleh serangan Tentara israel. By Image: Shutterstock

CAKRAWALAJAMPANG – Gelombang serangan udara Israel kembali menghantam Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 32 warga Palestina pada Sabtu (31/1/2026). Badan Pertahanan Sipil Palestina di Gaza melaporkan, perempuan dan anak-anak menjadi korban utama setelah bom menghantam permukiman padat penduduk, tenda pengungsian, apartemen, hingga stasiun polisi di sejumlah wilayah, termasuk Gaza City dan Khan Younis di Gaza selatan.

Otoritas setempat menyebut, jumlah korban terus bertambah sejak serangan dimulai, dengan mayoritas korban merupakan warga sipil yang tidak terlibat konflik. Serangan udara itu menghancurkan lokasi-lokasi yang selama ini menjadi tempat berlindung pengungsi dan pusat aktivitas warga, memicu kepanikan dan duka mendalam.

Baca Juga: Pelantikan DPAC Waluran, Ketua Umum Tekankan Loyalitas dan Pelestarian Budaya

Ironisnya, serangan mematikan ini terjadi saat gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat masih berlaku dan telah memasuki fase kedua awal bulan ini, yang seharusnya membuka jalan bagi langkah-langkah perdamaian, termasuk rencana pembukaan penyeberangan Rafah menuju Mesir.

Militer Israel mengakui melakukan serangan udara tersebut. Dalam pernyataannya, Israel mengklaim aksi itu sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas, dengan alasan menargetkan komandan militan, terowongan, serta infrastruktur senjata kelompok bersenjata di Gaza.

Namun, Hamas mengecam keras serangan itu, menyebut Israel kembali melanggar gencatan senjata dan menjadikan warga sipil sebagai korban. Hamas juga mendesak komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk mengambil tindakan tegas menghentikan eskalasi kekerasan.

Baca Juga: Persib Menang Tipis atas Persis, Posisi Puncak Klasemen Makin Kokoh

Duka mendalam tergambar dari kesaksian warga Gaza, Samer al-Atbash, yang kehilangan keponakannya dalam serangan tersebut.
“Mereka bilang ada gencatan senjata. Apa salah anak-anak itu?” ujarnya lirih.

Serangan ini turut memicu kecaman dari negara-negara mediator, termasuk Mesir dan Qatar, yang mendesak semua pihak menahan diri, menghormati kesepakatan gencatan senjata, dan menghentikan jatuhnya korban sipil tak bersalah di tengah konflik yang terus memanas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page