CAKRAWALAJAMPANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Sukabumi pada Kamis sore (11/12/2025) mengakibatkan kerusakan pada satu unit rumah warga di Kampung Panjalu Binong RT 01/RW 08, Desa Parungseah. Bagian dapur rumah milik Maman ambruk sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, penghuni yang terdiri dari satu keluarga dengan dua jiwa selamat dari kejadian.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukabumi, Topik Adirahman, langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan melihat kondisi bangunan yang terdampak. Ia menjelaskan bahwa curah hujan yang cukup tinggi menjadi penyebab utama keruntuhan struktur dapur tersebut.
“Intensitas hujan sangat tinggi sore tadi. Struktur bangunan yang sudah melemah tidak mampu menahan tekanan air, sehingga bagian dapur ambruk. Syukurnya seluruh penghuni dalam keadaan selamat,” ungkap Topik.
Baca Juga: Wabup Serahkan Rumah Layak Huni Kepada Penerima Mafaat di Desa Jaya Cidahu
Topik menambahkan bahwa warga sekitar bersama unsur pemerintahan langsung melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan. Selain itu, P2BK juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, pihak Koramil, Polsek, dan Satpol PP untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terarah.
“Koordinasi dengan berbagai unsur sudah kami lakukan. Kami juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada karena potensi cuaca ekstrem masih ada dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.
Terkait nilai kerugian, P2BK menyebutkan bahwa hingga kini masih dalam tahap pendataan lebih lanjut. Sementara itu, kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak adalah bahan material bangunan untuk perbaikan dan bantuan sandang pangan.
Baca Juga: Pisah Sambut Kapolsek Parungkuda, Kompol Aah Hermawan Serahkan Tongkat komando Kepada Herman
Situasi terakhir, area rumah yang terdampak telah dibersihkan secara gotong royong oleh warga setempat. P2BK Sukabumi memastikan akan memperbarui laporan apabila terdapat perkembangan terbaru di lapangan.
“Laporan ini merupakan data awal hasil asesmen kami. Jika ada tambahan informasi, akan segera kami sampaikan. Harapannya, bantuan dapat segera diberikan agar keluarga yang terdampak bisa kembali tinggal dengan aman,” tutup Topik Adirahman.
BPBD Kabupaten Sukabumi kembali mengingatkan warga agar segera melapor apabila terjadi kondisi berpotensi bencana melalui kanal resmi Pusdalops.












