CAKRAWALAJAMPANG – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap dua bagi ribuan warga Kecamatan Waluran dan Jampangkulon tidak hanya menjadi momen bantuan ekonomi di akhir tahun, tetapi juga menjadi ajang penguatan tata kelola distribusi bantuan sosial agar tepat sasaran.
Penyaluran yang dipusatkan di Gudang Bulog Jampangkulon, Selasa (30/12/2025), melibatkan 2.389 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari dua kecamatan, dengan masing-masing menerima bantuan sebesar Rp900 ribu untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Berbeda dari penyaluran sebelumnya, kali ini pengamanan dan pengawasan diperketat.
Baca Juga: Penyaluran Beras Nutrizinc, Wabup: Penurunan Stunting Prioritas Pembangunan
Satpol PP, Polsek Jampangkulon, serta petugas Kantor Pos Jampangkulon disiagakan untuk memastikan proses berjalan tertib, aman, dan sesuai data penerima. Pemerintah kecamatan juga menekankan pentingnya verifikasi identitas agar tidak terjadi penerima ganda maupun salah sasaran.
Camat Jampangkulon, Dading, yang memantau langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa penyaluran bantuan sosial tidak hanya soal nominal, tetapi juga keadilan dan akurasi data. Menurutnya, pengawasan di lapangan menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Baca Juga: Penyaluran Beras Nutrizinc, Wabup: Penurunan Stunting Prioritas Pembangunan
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Waluran, Yusuf Suherlan, menyebut bantuan ini memiliki arti penting bagi warga di tengah kebutuhan ekonomi menjelang Natal dan Tahun Baru. Namun ia juga mengingatkan masyarakat penerima agar tetap bersyukur dan menggunakan bantuan sesuai kebutuhan pokok.
“Bantuan ini memang sangat membantu, tetapi kita juga harus sadar masih ada warga lain yang belum mendapat kesempatan. Maka manfaatkan dengan bijak dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Skema Hunian, Bansos, dan Penyesuaian APBD Pascabencana
Penyaluran BLT Kesra tahap dua ini dilakukan secara bertahap. Pada hari pertama difokuskan untuk Kecamatan Waluran sebanyak 1.063 KPM dan Jampangkulon 1.326 KPM, dengan distribusi lanjutan dijadwalkan keesokan harinya.
Program BLT Kesra sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Sosial RI yang menargetkan sekitar 35 juta KPM di seluruh Indonesia, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam tekanan ekonomi di penghujung tahun.












