CAKRAWALAJAMPANG – Cuaca ekstrem kembali memicu insiden di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah mobil ambulans milik Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalur jalan provinsi Kampung Cicalobak, Desa Cijangkar, Rabu (21/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.42 WIB ketika hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Nyalindung. Ambulans tersebut diketahui baru selesai menjemput seorang pasien dari RS Secapa dan tengah dalam perjalanan pulang menuju wilayah desa.
P2BK Nyalindung, A. Ahmad, mengatakan bahwa di dalam ambulans terdapat delapan orang, termasuk sopir dan pasien. Pohon jenis jengjeng yang berada di tepi jalan tiba-tiba tumbang dan menimpa kendaraan yang sedang melintas.
Baca Juga: Stadion Jampangkulon Masuk Tahap Peninjauan, Aspek Lahan Jadi Perhatian Utama
“Akibat hujan lebat dan angin kencang, pohon jengjeng tumbang dan menimpa ambulans yang sedang membawa pasien. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata A. Ahmad.
Meski tidak menimbulkan korban meninggal, beberapa penumpang dilaporkan mengalami benturan ringan. Sebagian penumpang yang duduk di bagian belakang mengalami benturan di kepala dan bahu, namun kondisinya tidak parah dan tidak memerlukan penanganan medis lanjutan.
Setelah kejadian, petugas P2BK bersama unsur Forkopimcam Nyalindung, aparat desa, serta warga setempat segera melakukan asesmen dan evakuasi pohon tumbang. Proses pembersihan berjalan lancar sehingga jalur provinsi dapat kembali dilalui kendaraan.
“Pohon yang menutup badan jalan sudah dievakuasi. Kendaraan ambulans selanjutnya diamankan ke Kantor Desa Mekarsari,” jelasnya.
Baca Juga: Tekan Kebocoran dan Defisit Retribusi, Wali Kota Ajak Pengusaha Perkuat Kemandirian Fiskal DaerahA. Ahmad juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Sukabumi.
“Kami mengimbau warga agar waspada saat hujan disertai angin kencang, terutama ketika melintas di jalur yang banyak ditumbuhi pepohonan,” pungkasnya.
Informasi kejadian ini diperoleh dari laporan masyarakat sekitar lokasi kejadian serta tenaga kesehatan Puskesmas setempat.












