Internasional

Greenland Jadi Rebutan, Ketegangan Arktik Seret AS dan Rusia

×

Greenland Jadi Rebutan, Ketegangan Arktik Seret AS dan Rusia

Sebarkan artikel ini
Pasukan negara anggota NATO di Eropa perkuat militernya di Greenland, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump untuk menguasai pulau kaya mineral di kawasan Arktik tersebut. (ilustrasi: AFP

CAKRAWALAJAMPANG – Ketegangan geopolitik di kawasan Arktik kembali meningkat setelah isu Greenland menjadi perhatian serius komunitas internasional. Pemerintah Amerika Serikat disebut kembali menaruh kepentingan strategis terhadap Greenland, wilayah otonom Denmark yang memiliki posisi vital di Kutub Utara.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Pemerintah Denmark. Perdana Menteri Denmark menegaskan bahwa Greenland bukanlah objek transaksi dan kedaulatannya tidak dapat diganggu gugat. Pemerintah Greenland juga menyampaikan sikap serupa, menolak segala bentuk wacana pengambilalihan wilayah oleh negara lain.

Baca Juga: Damkar Pos X Jampangkulon Lakukan Penanganan Ular Kobra Jawa di Permukiman Warga

Seiring memanasnya isu tersebut, negara-negara anggota NATO meningkatkan koordinasi keamanan di kawasan Arktik, termasuk melalui latihan militer dan penguatan pertahanan. Langkah ini disebut sebagai upaya menjaga stabilitas regional di tengah meningkatnya persaingan global di wilayah yang kaya sumber daya alam dan memiliki jalur strategis pelayaran internasional.

Rusia turut angkat suara terkait perkembangan ini. Moskow memperingatkan bahwa peningkatan aktivitas militer NATO di Arktik berpotensi memicu ketegangan baru dan memperburuk hubungan antara Rusia dan negara-negara Barat.

Baca Juga: Lewat Lailatul Ijtima, Pemkab Sukabumi Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Pembangunan

Para pengamat menilai, persaingan pengaruh di Greenland mencerminkan perubahan peta geopolitik global, di mana kawasan Arktik kini menjadi medan strategis baru dalam rivalitas kekuatan besar dunia. Situasi ini diperkirakan masih akan terus berkembang dan menjadi perhatian utama dalam diplomasi internasional ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page