Kabupaten Sukabumi

Harga Pangan Sukabumi Bergerak Dinamis di Awal Desember 2025

×

Harga Pangan Sukabumi Bergerak Dinamis di Awal Desember 2025

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Memasuki pekan pertama Desember 2025, pergerakan harga berbagai kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional Kabupaten Sukabumi menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Hasil pemantauan pada sembilan pasar utama mencatat adanya kenaikan pada sejumlah komoditas, sementara sebagian lainnya justru mengalami penurunan atau tetap stabil.

Pada kelompok beras, harga beras premium tercatat rata-rata Rp14.214 per kilogram, sedikit melemah dibanding pekan sebelumnya. Beras medium tetap berada di kisaran Rp13.050 per kilogram, sedangkan beras program SPHP justru mengalami kenaikan tajam hingga menyentuh Rp7.800 per kilogram.

Baca Juga: Perempuan dan Anak Jadi Prioritas Pemulihan Pasca Banjir Bandang di Sumatra

Harga gula juga menunjukkan tren meningkat. Gula pasir naik ke angka Rp17.625 per kilogram, sementara gula merah ikut naik ke Rp16.188 per kilogram.

Untuk komoditas minyak goreng, pergerakan harga bervariasi. Minyak goreng curah mengalami penurunan tipis menjadi Rp19.250 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan serta Minyakita tercatat stabil masing-masing di harga Rp13.625 dan Rp17.438 per liter.

Di sektor protein hewani, harga daging sapi berada di kisaran Rp129.286 per kilogram atau naik tipis. Daging ayam ras mencatat kenaikan lebih signifikan hingga menjadi Rp37.750 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras justru turun sedikit ke posisi Rp29.750 per kilogram.

Komoditas cabai kembali menjadi sorotan karena lonjakan harga yang cukup terasa. Cabai rawit hijau naik hingga Rp49.375 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah melonjak ke Rp66.875. Berbeda dengan itu, cabai keriting dan cabai besar mengalami penurunan masing-masing ke Rp56.250 dan Rp56.875 per kilogram.

Harga bawang juga ikut bergerak. Bawang merah mengalami kenaikan cukup mencolok menjadi Rp43.375 per kilogram, sementara bawang putih stabil di kisaran Rp25.875 per kilogram.

Untuk komoditas ikan, mayoritas harga masih cenderung stabil. Ikan kembung berada pada kisaran Rp38.125 per kilogram, ikan mas Rp31.000, dan ikan nila Rp32.750 per kilogram.

Sejumlah komoditas lain seperti garam, mie instan, ubi jalar, serta LPG subsidi ukuran 3 kilogram tetap berada pada harga normal, di mana LPG tercatat stabil di Rp22.750 per tabung. Sementara itu, kacang tanah menunjukkan kenaikan menjadi Rp31.125 per kilogram.

Baca Juga: PERSIB Incar Kemenangan di Partai Tunda Kontra Borneo FC

Secara keseluruhan, fluktuasi harga pekan ini dipicu oleh perubahan pasokan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah memastikan pengawasan harga terus diperkuat guna menjaga ketersediaan barang di pasar.

Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga, H. Usep Setiawan, S.Pd.I, MM, menyampaikan bahwa kondisi pergerakan harga masih dalam kategori wajar. “Situasi ini menggambarkan pasokan yang cukup serta daya beli masyarakat yang tetap stabil,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page