Kota Sukabumi

Sukabumi Kian Ramah Pesepeda, Dishub Ubah Wajah Jalan Kota

×

Sukabumi Kian Ramah Pesepeda, Dishub Ubah Wajah Jalan Kota

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Kota Sukabumi terus berbenah menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dinas Perhubungan (Dishub) di bawah komando Iskandar Ifhan menghadirkan jalur khusus pesepeda di kawasan pusat kota sebagai bagian dari terobosan baru dalam penataan lalu lintas.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub, Hikmat Azhari, menjelaskan bahwa jalur sepeda tahap awal dibangun di koridor Jalan R. Syamsudin, S.H. – Simpang Siliwangi – Surya Kencana.

Baca Juga: Diduga Alami Kekerasan di Sekolah, Siswa SD di Gandus Alami Luka di Area Mata

“Lajur sepeda ini merupakan hasil kajian teknis terkait kapasitas jalan dan pola pergerakan lalu lintas. Saat ini masih dalam tahap sosialisasi agar masyarakat dapat menyesuaikan diri,” ujar Hikmat, Senin (3/11/2025).

Koridor tersebut dinilai strategis karena memiliki aktivitas warga yang padat, sekaligus memungkinkan pesepeda dan kendaraan bermotor berbagi ruang tanpa menimbulkan kemacetan.

Dishub juga menyiapkan rambu dan marka khusus agar keberadaan jalur ini semakin tertib dan mudah dikenali. Inovasi tersebut tidak hanya menata arus lalu lintas, tetapi juga menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap transportasi hijau dan gaya hidup sehat.

Hikmat menambahkan, minat warga untuk bersepeda meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir, terutama pada akhir pekan. Karena itu, Dishub merasa perlu menyediakan ruang aman bagi para pesepeda.

Baca Juga: Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M/MRTT Pertama kepada TNI

Ke depan, Dishub akan menerapkan larangan kendaraan bermotor melintas di jalur sepeda secara bertahap, bekerja sama dengan Satlantas Polres Sukabumi Kota untuk memastikan jalur berfungsi sebagaimana mestinya.

Program ini menjadi langkah nyata menuju Sukabumi yang lebih modern, tertib, dan ramah pesepeda, sekaligus mendorong masyarakat mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor serta menumbuhkan budaya berbagi ruang di jalanan kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page