Kota Sukabumi

OJK Jabar Siap Perluas Pembiayaan, Pemkot Sukabumi Permudah Akses Modal UMKM

×

OJK Jabar Siap Perluas Pembiayaan, Pemkot Sukabumi Permudah Akses Modal UMKM

Sebarkan artikel ini

CAKRAWALAJAMPANG – Upaya memperkuat struktur ekonomi daerah terus digencarkan Pemerintah Kota Sukabumi dengan membangun sinergi konkret bersama Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Barat.

Pertemuan antara Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Kepala OJK Jawa Barat Darwisman di Bandung, Selasa (3/3/2026), menjadi titik awal penguatan akses pembiayaan bagi puluhan ribu pelaku UMKM di Kota Sukabumi.

Dalam pertemuan tersebut, isu utama yang mengemuka adalah belum optimalnya penyaluran kredit produktif di tengah tingginya potensi dana masyarakat yang tersimpan di perbankan.

Baca Juga: Satgas MBG Kota Sukabumi Monitoring Program di Dua Sekolah Pastikan Transparan

Dana Pihak Ketiga (DPK) di Kota Sukabumi tercatat lebih dari Rp10 triliun, namun realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dinilai masih belum sebanding.

Wali Kota menegaskan bahwa kondisi tersebut harus segera direspons dengan kebijakan yang lebih progresif agar dana yang tersimpan di lembaga keuangan dapat kembali berputar di sektor riil.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah perlu ditopang distribusi pembiayaan yang merata dan tepat sasaran.

Pemkot Sukabumi pun menyiapkan pendekatan bertahap melalui penguatan pembiayaan berbasis komunitas, seperti dana kebajikan, wakaf produktif, dan skema Qordhul Hasan.

Model ini diarahkan untuk membina pelaku usaha ultra mikro agar memiliki rekam jejak dan kapasitas usaha sebelum mengakses pembiayaan perbankan formal.

Baca Juga: Perda Kumuh 2025 Dorong Transformasi Penataan Permukiman

OJK Jawa Barat melihat peluang besar dari ekosistem UMKM Kota Sukabumi yang jumlahnya mencapai lebih dari 55 ribu unit usaha. Dari angka tersebut, baru sekitar 23 ribu yang tersentuh pembiayaan perbankan, sehingga ruang ekspansi kredit masih terbuka luas.

Melalui penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK akan mendorong industri perbankan memperluas pembiayaan produktif, khususnya pada sektor-sektor unggulan daerah.

Skema pembiayaan terintegrasi akan diarahkan pada pengembangan peternakan domba dan kambing, produksi susu sapi perah, budidaya telur, hingga komoditas pisang yang dinilai memiliki prospek pasar berkelanjutan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat perputaran ekonomi lokal, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page